PAGI DI TEMANI KOPI HITAM

 

Pagi ini ditemani kopi besama asap asap  yang bertebangan yang kutiupkan dari mulutku , semoga dia  yang pernah ada didalam hidupku trebang bersama asap asap di atas , lalu meghilang perlahan.
Hei eta kamu yang pernah hadir dihidupku , berbahagialah kamu belum tersigkir di pikiranku.
Bersedih hati ini , kapan aku mulai melangkah dan membuka hati untuk orang lain yang ingin menetap bukan untuk singgah.
Bersenanglah kamu disana yang sudah tak pernah mengingatku lagi , sementara disini aku bersedih aku masih mengigatmu.
Bersenanglah kamu disana dengan suasana yang baru , bersedih hati ini masih dalam keadaan haru.
Bersenang senang lah kamu disana , senang mu adalah kebahagianku “bulshit” .
Bersenanglah kamu disana , Kamu harus tau aku selalu menunggu ada pelangi sehabis hujan.
warna warna indah bersamamu dulu aku harapkan sedikit sedikit mulai memudar .



Kopi hitam didalam gelas tinggal ampas , namun rasa manis masih membekas di lidahku , seperti kamu sekarang kengan kenangan hitam manis dan tak seharusnya ada dalam pikiranku , masih terasa manis dalam ingatan.

Post a Comment

 
Top