RIZKI HANDAYANI SINULINGGA/S/A

1.Biografi B.J  Habibie
Salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia dan juga presiden ke tiga republik Indonesia. Beliau merupakan anak ke empat dari delapan bersaudara,pasangan alwi abdul jalil habibie dan RA.titi marini pupowardojo. Habibie yang menikah dengan hasri ainun habibie pada tanggal 12 mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu ilham akbar dan thareq kemal. Masa kecil habibie dilalui bersama saudara-saudaranya dipare-pare,Sulawesi selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah
ditunjukkan habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda dan membaca dikenal sangat cerdas ketika masih menduduki sekolah dasar,namun ia kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada tanggal 3 september 1950 karna terkena serangan jantung saat ia sedang shalat isya.
Tak lama setelah ayah nya meninggal,ibunya kemudian menjual rumah dan kendaraannya dan pindah kebandung bersama habibie,sepeninggal ayahnya ibunya membanting tulang membiayai kehidupan anak-anaknya terutama habibie,karna kemauannya untuk belajar habibie kemudian menuntut ilmu di goufermments middlebare school. Di SMA beliau mulai tampak menonjol prestasinya terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit disekolahnya. Karena kecerdasannya setelah tamat SMA dibandung tahun 1954,beliau masuk di ITB,ia tidak sampai selesai disana karena beliau mendapatkan beasiswa dari menteri pendidikan dan kebudayaan untuk melanjutkan kuliahnya dijerman,karena mengingat pesan bung karno tentang pentingnya digantara dan penerbangan bagi Indonesia maka ia memilih jurusan teknik penerbangan dengan spesialisasi kontruksi pesawat terbang di Rhein Westfalen Aachen Techanische Hochschule (RWTH). Ketika sampai dijerman beliau sudah bertekat bersungguh-sungguh dirantau orang dan harus sukses dengan mengingat jerih payah ibunya yang membiayai kuliah dan kehidupannya sehari-hari.
Beberapa tahun kemudian pada tahun 1955 di aachean,99% mahasiswa Indonesia yang belajar disana di berikan beasiswa penuh. Hanya beliaulah yang memiliki paspor hijau atau swasta dari pada teman-temannya yang lain. Musim liburan bagi beliau justru kesempatan emas yang harus diisi dengan ujian dan mencari uang untuk membeli buku.
Beliau mendapat gelar diploma Ing,dari Techniche hochschule,jerman tahun 1960 dengan predikat Cumlaude atau sempurna dengan nilai rata-rata 9,5 dengan gelar insinyur. Setelah itu beliau kemudian melanjutkan studi nya untuk gelar doctor di Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean kemudian habibie menikah pada tahun 1962 dengan Hasri Ainun,habibie kemudian diboyong ke jerman,hidupnya semakin keras,dipagi-pagi habibie terkadang harus berjalan kaki cepat ketempat kerjanya yang jauh untuk menghemat kebutuhan hidupnya kemudian pulang pada malam hari dan belajar untuk kuliahnya. Istrinya nyonya hasri

ainun habibie harus mengantri ditempat pencucian umum untuk mencuci baju agar menghemat kebutuhan hidup keluarga.
Pada tahun 1965 habibie mendapat gelar D.r ingenieur dengan penilaian sangat sempurna dengan nilai rata-rata 10 dari Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean.
Rumus yang ditemukan habibie dinamai " faktor habibie" karena bisa menghitung keretakan atau krachpropgation on random sampai keatom-atom pesawat terbang sehingga ia dijuluki sebagai "Mr Cracka".
Di Indonesia,habibie 20 tahun menjabat menteri Negara ristek atau kepala BPPTT,memimpin 10 perusahaan BUMN industry srategis,dipilih MPR menjadi presiden RI. Dan disumpah oleh ketua mahkamah agung menjadi presiden RI menggantikan soeharto menjadi presiden republic Indonesia ke 3. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada habibie berdasarkan pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya habibie dipaksa pulang lengser akibat refrendum timor-timur yang memilih mereka.
Pada tanggal 22 mei 2010 Hasri Ainun habibie,istri Bj habibie meninggal dirumah sakit Ludwig Maximilian Universitat klinikum muenchen jerman. Ia meninggal pada hari sabtu pukul 17.30 waktu setempat atau 22.30 wib. Kepastian meninggalnya Hasri ainun dari kepastian ali moectar ngabalim,mantan anggota DPR yang ditunjuk menjadi wakil keluarga bj habibie. Bagi habibie,ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya bagi ainun,habibie adalah segalanya,pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kasih mempunyai akhir setiap mimpi mempunyai batas. [1]
2.Masa Pemerintah B.J Habibie
Pada tanggal 20 mei 1998 presiden soeharto mengundang tokoh-tokoh bangsa Indonesia untuk dimintai pertimbangannya dalam rangka membentuk dewan reformasi yang akan diketuai oleh presiden soeharto,namun mengalami kegagalan. Pada tanggal itu pula gedung DPR/MPR semakin penuh sesak oleh mahasiswa oleh tuntutan tetap yaitu reformasi dan turunnya soeharto dari kursi kepresidenan. Pada tanggal 21 mei 1998 pukul 10.00 wib bertempat di istana Negara,presiden soeharto meletakkan jabatannya sebagai presiden dihadapan ketua dan beberapa anggota dari mahkamah agung. Pada tanggal itu pula,dan berdasarkan pasal 8 UUD1945 presiden menunjuk wakil presiden Bj habibie untuk menggantikan menjadi presiden,serta pelantikan nya dilakukan didepan ketua mahkamah agung dan para anggotanya. Maka sejak saat ini presiden republik Indonesia dijabat oleh bj habibie sebagai presiden ketiga.
Apabila dilihat dari segi hukum materil,maka naiknya habibie menjadi presiden adalah sah dan kontitusional. Namun secara hukum formal hal itu tidak konstitusional sebab perbuatan hukum yang sangat penting yaitu pelimpahan wewenang atau dari soeharto kepada habibie harus melalui acara resmi yang konstitusional. Apabila perbuatan hukum dihasilkan dari acara yang tidak konstitusional maka perbuatan hukum itu menjadi tidak sah. Habibie yang menjabat menjadi presiden menghadapi keberadaan Indonesia yang serba parah,baik dari segi ekonomi,politik dan budaya. Oleh karena itu langkah-langkah yang dilakukan oleh habibie adalah berusaha untuk

mengatasi krisis ekonomi dan politik. Dalam menghadapi krisis itu pemerintah habibie sangat hati-hati terutama dalam bidang pengelolaannya. Sebab dampak yang ditimbulkannya dapat mengancam integrasi bangsa. Untuk menjalankan pemerintahan,presiden habibie tidak mungkin dapat melaksanakannya sendiri tanpa dibantu oleh menteri-menteri dan kabinetnya. Oleh karena itu,habibie membebtuk kabinet. Pada tanggal 22 mei 1998 presiden republik Indonesia yang ketiga bj habibie membentuk cabinet baru yang dinamakan cabinet reformasi pembangunan. Cabinet itu terdiri atas 16 orang mentri dan para menteri itu diambil dari unsur-unsur militer ABRI,golkar,PPP,PDI. Pada tanggal 25 mei 1998 diselenggarakan pertemuan kabinet habibie. Pertemuan ini berhasil membentuk komite untuk merancang undang-undang politik yang lebih longgar dalam waktu satu tahun dan menyetujui pembatasan masa jabatan presiden yaitu maksimal 2 periode (1 periode lamanya 5 tahun). Upaya tersebut mendapat sambutan positif tetapi diadakan agar pemerintah habibie dapat merealisasikan agenda reformasi tetap muncul.
Dalam pemerintah bj habibie berusaha untuk melakukan pembaharuan-pembaharuan dalam beberapa bidang demi untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan sesuai dengan uud 1945. Adapun pembaharuan bj habibie antara lain:
1.      Bidang ekonomi
Untuk menyelesaikan krisis moneter dan perbaikan ekonomi Indonesia bj habibie melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
·         Merekapitulasi perbank-kan
·         Melikuidasi beberapa bank yang bermasalah
·         Menaikkan nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika serikat hingga dibawah Rp.10.000
·         Merekontruksi perekonomian Indonesia
·         Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang diisaratkan oleh IMF
·         Membentuk lembaga pemantau dan penyelesaian masalah utang luar negeri
·         Mengesahkan UUD no 5 tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan tidak sehat
·         Mengesahkan UUD No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.
2.      Bidang politik
·         Memberi kebebasan pada rakyat untuk menyalurkan aspirasinya sehingga banyak bermunculan partai-partai politik yang baru sebanyak 45 partai
·         Membebaskan narapidana politik seperti sribintang pamungkas dan Mochpakpaham
·         Mencabut larangan berdirinya serikat-serikat buruh interpenden
·         Membentuk undang-undang demokrasi yaitu:
1.      UUD No. 2 tahun 1999 tentang partai politik
2.      UUD No. 3 tahun 1999 tentang pemilu
3.      UUD No. 4 tahun 1999 tentang susduk DPR/MPR
·         Menetapkan 12 ketetapan MPR dan ada 4 ketetapan yang mencerminkan jawaban dari tuntutan reformasi yaitu:
1.      Tap No. VIII/MPR/tentang pencabutan tap No. IV/MPR/1983 tentang referendum
2.      Tap No. XVIII/MPR/1998 tentang pencabutan tap No. II/MPR/1978 tentang pancasila sebagai asas tunggal
3.      Tap No. XII/MPR/1998 tentang pencabutan tap No. V/MPR/1998 tentang presiden mendapat mandate dari MPR untuk memiliki hak-hak dan bebijan diluar batas perundang-undangan
4.      Tap No. XIII/MPR/1998 tentang pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden maksimal hanya dua kali periode
3.Bidang pers
Dilakukan pencabutan pembrendelan pers dan penyederhanaan permohonan SIUUP untuk memberikan kebebasan terhadap pers,sehingga muncul berbagai macam media masa cetak,baik surat kabar maupun majalah.
4.Bidang hukum
Untuk melakukan reformasi hukum ada beberapa hal yang dilakukan dalam pemerintah bj habibie.
a.       Melakukan rekontruksi atau pembongkaran watak hukum orde baru,baik berupa undang-undang,peraturan pemerintah,maupun peraturan menteri.
b.      Melahirkan 69 undang-undang
c.       Penataan ulang struktur kekuasaan kehakiman.
5.Bidang hankam
Di bidang hankam diadakan pembaharuan dengan cara melakukan pemisahan polri dan ABRI.
6.Pembentukkan kabinet
Presiden B.J habibie membentuk kabinet baru yang diberi nama reformasi pembangunan yang terdiri atas 16 menteri,yang meliputi perwakilan darib ABRI,GOLKAR,PPP, dan PDI.
7.Kebebasan menyampaikan pendapat
Presiden BJ habibie memberikan kebebasan dalam menyampaikan pendapat didepan umum,baik dalam rapat maupun unjuk rasa. Dan mengatasi terhadap pelanggaran dalam penyampaian dalam ditindak dengan undang-undang nomor 28 tahun 1998.
8.Masalah dwifungsi ABRI
Ada beberapa perubahan yang muncul pada pemerintah B.j habibie yaitu:
·         Jumlah anggota ABRI yang duduk dikursi MPR dikurangi dari 75 orang menjadi 35 orang
·         Polri memisahkan diri dari TNI menjadi kepolisian Negara
·         ABRI diubah menjadi TNI yang terdiri dari angkatan udara,darat dan laut
9.Pemilihan umum 1999
Untuk melaksanakan pemilu yang diamanatkan oleh MPR B.j habibie mengadakan beberapa perubahan yaitu:
a.       Menggunakan asas luber dan jurdil (langsung,umum,bebas,rahasia,jujur,dan adil).
b.      Mencabut 5 paket undang-undang tentang politik yaitu undang-undang tentang pemilu: susunan,kedudukan,dan wewenang MPR/DPR: partai politik dan golkar referendum serta organisasi masa.
c.       Menetapkan 3 undang-undang politik baru yaitu undang-undang partai politik,pemilihan umum dan susunan serta kedudukan MPR,DPR dan DPRD.
d.      Badan pelaksanaan pemilihan umum dilakukan oleh KPU yang terdiri atas wakil dari pemerintahan dan partai politik serta pemilihan umum.
Disamping pembaharuan-pembaharuan diatas,pada masa pemerintah presiden habibie juga dijumpai adanya permasalahan-permasalahan baru yang muncul seperti:
1.      Berbagai masalah pelanggaran HAM yang bermunculan
2.      Masalah tragedi trisakti yang tidak terselesaikan dan masalah semanggi I dan II
3.      Masalah bank bali
4.      Pertikaian antar kelompok yang disebabkan oleh SARA yang mengancam stabilitas pilitik
5.      Status hukum mantan presiden soeharto yang belum juga jelas
6.      Lepasnya timor-timur dari wilayah NKRI
Masalah-masalah tersebut diatas menyebabkan pemerintah B.J Habibie di anggap negatif dan pidato pertanggungjawaban presiden habibie ditolak oleh MPR melalui mekanisme votting dengan 355 suara menolak, 9 abstain, dan 4 suara tidak sah. Akibat penolakan pertanggungjawaban itu pada oktober 1999, habibie tidak dapat untuk mencalonkan diri menjadi presiden republik Indonesia. Adapun kelebihan-kelebihan B.J Habibie dalam masa pemerintahan adalah berkaitan dengan semangat demokrasi, habibie telah melakukan perubahan dengan membangun pemerintah yang transparan dan dialogis. Prinsip demokrasi juga diterapkan dalam kebijakan ekonomi yang disertai penegakkan hukum dan ditunjukkan untuk kesejahteraan rakyat.
3.Proses Pengalihan Kepala Pemerintah dari Soeharto ke B.J Habibie
Berawal  dari dampak  krisis ekonomi di tahun 1997 yang melanda kawasan asia dan berdapak sangat luas bagi perekonomian  di Indonesia. Nilai tukar rupiah yang merosot tajam pada bulan juli 1997 sebagai dampaknya hamper semua perusahaan modern di Indonesia  bangkrut, yang  di ikut i PHK pekerja-pekerjanya, sehingga angka pengangguran menjadi meningkat. Krisis sector moneter  terutama melalui penutupan beberapa bank yang mengalami kredit bermasalah dan krisi likuiditas., sehingga perbankan nasional menjadi berantakan. Hal ini lah yang memunculkan krisis kepercayaan dari investor serta peralihan modal ke luar negeri.
      Selain itu kenaikan angka kemiskinan yang melonjak pesat mahalnya biaya medis. Di dorong kondisi yang semakin parah. Pada bulan oktober 1997 pemerintah meminta bantuan IMF untuk memperkuat sektor financial, kebijakan –kebijakan yang dibuat untuk mengatasi krisis yang dilakukan oleh pemerintah ternyata tidak mampu memulihkan perekonomia sehingga muncul krisis kepercayaan.  
      Banyak nya permasalahan besar memunculkan banyak tuntutan agar presiden soeharto turun dari jabatan puncak tuntutan terjadi pada tanggal 12 mei 1998 di kampus trisakti yang dikenal dengan insiden trisakti. Situasi ini membuat soeharto memutuskan untuk berhenti Karena desakan masyarakat yang menuntut beliau mundur sangatlah besar dan secara politik dukungan sudah tidak ada. Pada tanggal 21 mei 1998 di istana merdeka Jakarta, presiden soeharto menyatakan diri nya berhenti dari jabatan presiden RI lewat pidatonya dihadapan wartawan dalam dan luar negeri . setelah itu wapres B.J Habibie langsung diangkat sumpah nya menjadi presiden RI ketiga dihadapan pemimpin mahkaman agung. Yang disaksika oleh ketua DPR dan wakil-wakil ketua DPR.  Naiknya B.J Habibie menggantikan soeharto sebagai presiden RI Ke 3 mengundang perdebatan hukum dan controversial, karena mantan presiden soeharto menyerahkan secara sepihak kepada habibie. Dikalangan mahasiswa sikap atas pelantikan habibie sebagai presiden terbagi atas tiga kelompok yaitu: pertama menolak habibie karena merupaka n produk orde baru, kedua bersikap netral karena pada saat itu tidak ada pemimpin Negara yang di terima semua kalangan sementara jabatan presiden tidak boleh kososng. Ketiga mahasiswa berpendapat bahwa pengalihan kekuasaan ke habibie adalah sah dan konstusional. [2]
4.Kebijakan-Kebijakan pada Masa Pemerintahan B.J Habibie di Era Reformasi
Tanggal  22 mei 1998 habibie meningkatkan legitimasinya yaitu dengan menumumkan susumam kabinet baru yaitu reformasi pembangunan (berdasarkan kkeoutusan presiden republic Indonesia No. 122/ M tahun  1998) di istana merdeka. Dengan kepurusan presiden tersebut, presiden habibie memberhentikan dengan  hormat  para  menteri-menteri yaitu 4 menteri  Negara dengan tugas sebagai menteri keoordinator., 20 menteri Negara yang memimpin departemen, 12 menteri Negara yang bertugas menangani bidang tertentu. Sebanyak  20 menteri  diantaranya adalah muka lama dari kabinet pembangunan VII, dan hanya 16 menteri baru. Kabinet ini mencerminkan suatu sinergi dari semua unsure-unsur kekuatan bangsa yang  terdiri dari berbagai unsure kekuatan sosial politik dalam masyarakat. Jabatan gubernur bank Indonesia tidak lagi dimasukkan dalam susunan kabinet , karena bank Indonesia harus mempunyai kedudukan yang khusus dala perekonomian , bebas dari pengaruh pemerintah dan pihak manapun berdasarkan undang-undang. Pada tanggal 23 mei  1998 pagi, presiden habibie melantik menteri-menteri kabinet reformasi pembangunan. Presiden habibie mengatakan bahwa kabinet reformasi pembangunan disusun untuk melaksanakan tugas pokok reformasi total terhadap kehidupan okonomi, politik dan hukum. [3]
5.Kelebihan dan kekurangan B.J Habibie
 Kelebihan  Presiden B.J Habibie adalah seorang pekerja keras dalam pemerintahan nya yang hanya berlangsung 1 tahun telah melahirkan puluhan undang-undang dan peraturan baru. Menurunkan dollar dari Rp 15.000 kelevel Rp 6.000. sedangkan kelemahan beliau yaitu beliau kurang tegas, walaupun pintar tapi kurang dalam memimpin, kurang kharismatik, timor timur lapas dari NKRI.
6.Gaya kepemimpinan B.J Habibie
Tidak dipermasalah kan lagi bahwa b.j habibie memang seorang idealis yang dengan keras kepala tidak mau beranjak dari citra mengenal Indonesia modern dan cara mencapainya. Ia adalah seorang romantikus yang dengan penuh gairah menyambut semua taji dalam hidupnya.
Habibie adalah ilmuan yang cemerlang yang selalu bertanya kalau tidak tahu, selalu ingin mendalami sesuatu sampai akar-akarnya dan selalu bingung menghadapi omong kososng.  B.J Habibie juga seorang pekerja keras orang polos yang tidak tahan dengan keruwetan yang dibuat-buat suka menolong orang lain taat pada agama dan nasionalis dalam arti cinta tanah air.
Gaya kepemimpinan juga dibentuk oleh watak dan lingkungan kita, patut B.J Habibie sepenuhnya mengikuti gaya kepemimpinan raja-raja melaayu dalam melaksanakan pekerjaanya. Dan lebih masuk akal lagi ia lebih menghayati dan menerapkan prinsip-prinsip yang berlaku di dalam industry modern. Mengetahui B.J Habibie details dan profektif kita tidak heran dala bekerja ia manganut prinsip"mutu keseluruhannya ditentukan mutu setiap detail" dan bahwa Karen aia menghendaki ditekuninya segala sesuatau sampai ke detail-detailnya.kesempurnaan tidak datang dengan sendirinya . kesempurnaan harus diupayakan. Kesempunaan harus dinilai , proses dan hasil pekerjaan hasrus selalu diawasi. Maka lahirlah prinsip "percaya itu baik tetapi mengecek itu lebih baik lagi" mengecek itu tidak ada hubungn nya dengan sikap terhadap seseorang. Mengecek menyangkut tanggung jawab atas pekerjaan dan perbuatan semua anggota sistem kerja keseluruhan sistem. Maka saling mengecek merupakan hal yang wajar.
Karena itu B.J Habibie sangant mementingkan pengawasan, termasuk pengawasan atasan langsung terhadap bbawahannya. Tidak mengheran kan bahwa ia menerapkan tinggat konsentrasi atau pemutusan pengambilan yang relatif tinggiterutama menyangkut pengendalian dan pengwasan mutu.
Banyak gagasan dan keputusan yang sangat fendumental atas inisiatif B.J Habibie . sadar atau tidak apa apa yang ditinngalkan B.J Habibie pada masa singkat pemerintahannya telah membukan jalan bergulirnya reformasi dan pengaruh dalam sendi-sendi kehidupan bangsa dan bernegara. Kepemimpinan B.J Habibie  identik dengan topologi kepemimpinan yang demokratis. [4] 
7.      Tiga Landasan Prilaku B.J Habibie
1.      Sandaran kekuatan rohani salah satu yang menonjol adalah sifat keberagamaanya yang kental. B.J Habibie menyekini apa ya ng terjadi adalah kehendak tuhan, walaupun kadang-
kadang bertentangan dengan kehendak manusia.
2.      Kekuasaan adalah amanah. Salah satu yang mendasari prilaku kepemimpinan B.J Habibie adalah pemahaman nya tentang"kekuasaan". Menurut B.J Habibie kekuasaan bukanlah tujuan, melainkan sarana perjuangan atau pengabdian kepada bangsa dan Negara. Kekuasaan adalah amanah yang harus ditunaikan dengan baik demi kepentingan rakyat dalam arti yang sebenarnya.
3.      Inner dialog. Terbawa dari kebiaasaan sebagai seorang insinyur, yang harus memperhitungkan dengan segala sesuatunya. B.J Habibie melontarkan pertanyaan kepada dirinya sendiri mengenai hal-hal mendasar yang terkait dengan permasalahan yang sedang dihadapi.
8.      Tiga  Ciri Sifat Teladan B.J Habibie
1.      Pemikiran beliau sangat resional dan tidak mudah dipengaruhi oleh orng lain.
 Senada dengan di ungkapkan oleh Dr. Indra Sumego (dewan direktur CIDES) yaitu: visi misi dan strategis kepemimpinan B.J Habibie terkait dengn latar belakang pribadinya. Dia seorang yang sangat resional dalam menghadapi suatu persoalan. Menurut saya  banyak persoalan yang ia selesaikan lebih mengedepan kan resionalitas kadang kala membuaat orang terkage- kaget dan tak menegeti. Karena itu pada waktu soeharto masih berkuasa B.J Habibie mengakui  soeharto adalah guru besarnya.
2.       Memperlibatkan dirinya berbeda
Dikalangan teman-teman B.J Habibie di juluki the wonder boy. Ini dibuktikan dengan sejumlah prestasi ilmiah yang dimilikinya beberapa hasil penemuannya digunakan dalam teknologi pesawat terbang, kereta api dan lainya. Dan mari kita jujur mengataka bahwa pengamat-pengamat luar negeri pun mengakui kehebatan si wonder boy.
3.      Rendah hati dan berbakti pada ibu pertiwi
Pada awal 70an B.J Habibie diminta untuk menjadi besar untuk menyandang jabatan profesinya di universitas Achen Amamaternya. Tetapi aneh nya habibie menolak. Ia ganjil karena orang –oraang jerman akan sangat gembira dan sangat merasa terhormat bila mendapat kesempaatan menduduki kursi professor di universitas terkemuka seperti Archen.apa sebab nya ? rupanya alas an penolakan habibie adalah ia akan selalu terkait pada universitasnya , sehingga akan mempersulitnya untuk kembali ketanah air bila saatnya tiba.  [5]

kutipan  
 [1] Makka,Makmur A 2013.Biografi Bacharuddi Jusuf Habibie.jakarta:The Habibie center mandiri
Daftar pustaka
[1] Makka,Makmur A 2013.Biografi Bacharuddi Jusuf Habibie.jakarta:The Habibie center mandiri

Post a Comment

 
Top